1 November: Hari Inovasi Indonesia 5 November: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 10 November: Hari Pahlawan 10 November: Hari Ganefo 11 November: Hari Bangunan Indonesia 12 November: Hari Ayah Nasional 12 November: Hari Kesehatan Nasional 14 November: Hari Brigade Mobil (Brimob) 14 November: Hari Diabetes Internasional 20 November: Hari Anak-anak Sedunia 21 November: Hari Pohon Sedunia 25 November: Hari Guru 28 November: Hari Menanam Pohon Indonesia 29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)

Dorong Kreativitas Pemuda Bidang Digital, Kemenpora-Telkom Bangun DILo

  • Kedeputian,Pemuda,Pendidikan
  • Rabu, 17 Januari 2018

DEPUTI I |  Guna mendorong dan memfasilitasi kreativitas pemuda khususnya di bidang digital, Kemenpora bekerjasama dengan PT Telkom, membangun Digital Innovation Lounge (DILo) di Lantai 2 Gedung Wisma Kemenpora Jakarta.  Tempat berkumpulnya para pemuda kreatif di bidang informasi dan teknologi (IT) ini menjadi bagian awal mewujudkan terbentuknya berbagai Sentra Pemberdayaan Pemuda demi menjawab tantangan zaman milenial. Jakarta. (17/01/18)

Menpora Imam Nahrawi dijadwalkan meresmikan DILo di Kemenpora ini pada Rabu 17 Januari 2018, didampingi oleh Deputi 1 Kemenpora Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Prof. Faisal Abdullah dan jajaran pejabat eselon 2 hingga 4 Kemenpora. Peresmian juga dihadiri jajaran pejabat PT Telkom.

DILo di Kemenpora diharapkanmenjadi ruang dan tempat para pemuda berinovasi dan berinteraksiserta megembangkan kreativitas di bidang digital. Sehingga pada gilirannya mampu mencetak pemuda yang mandiri, kreatif, berdaya saing dan serta mampu mendukung industri kreatif digital nasonal agar bisa bersaing di kancah global.

Selain Wifi gratis, DILo di Lantai 2 Kemenpora juga menyediakan berbagai fasilitas. Diantaranya ruang kelas dan ruang kerja untuk pelatihan, worshop atau diskusi, hingga tempat nongkrong produktif dan berupa café mini atau tempat ngopi darat. Di tempat ini, direncanakan digelar berbagai kegiatan rutin bulanan bagi kawula muda, terutama yang konsen dengan perkembangan digital. Diantaranya kegiatan pelatihan dan workshop serta menghadirkan para pakar.

DILo juga diharapkan dapatmenumbuhkembangkan jiwa dan karakter kreatif muda yang dapatmencetak lebih banyak lagi digital preneur. Para pemuda misalnya, akan dimentor untuk membuat software, aplikasi, game, dan teknologi digital.Jika DILo di Kemenpora bisaberkembang dan berjalan baik, makasentra pemuda kreatif pemuda bidang digital akan dikembangkan di seluruh Indonesia melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di 34 provinsi di Indonesia.

Keberadaan DILo sangat relevan dan bahkan menjadi bagian awal dari upaya Kemenpora  untuk mewujudkan Sentra Pemberdayaan Pemuda (SPP) sesuai dengan Permenpora Nomor 32/2016. SPP merupakan tempat menampung aktivitas pemuda pada beragam peminatan seperti kreativitas, iptek/pendidikan, seni-budaya, olahraga hingga imtak.

Demi memaksimalkan rencana tersebut hingga daerah-daerah secara legal dan tersistem, Kemenpora telah melakukan pembahasan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) bersama Kemendagri. Diharapkan agar pemerintah propinsi, kabupaten/kota hingga pemerintah desa dapat mengalokasikan anggarannya masing-masing sebagai bentuk dukungan teknis kegiatan SPP. Sebab, jika tidak bergotong-royong, sangat sulit kebijakan Kemenpora dapat menjangkau lebih dari 60 juta pemuda di Indonesia.

SPP yang dimaksud sebetulnya bersifat generik. Nama aktivitas sahabat pemuda itu bisa apa saja, termasuk kepramukaan, pencinta alam, sanggar seni/musik, remaja masjid/gereja, palang merah remaja dan sebagainya. Jadi, dapat bermitra dengan siapa saja di pusat dan daerah, termasuk Karang Taruna.

Implementasi konsep SPP bahkan bisa dilakukan secara merata hingga tatanan yang paling rendah yaitu desa. Apalagi, Kemenpora telah menandatangani MoU dengan Kemendes-PDTT yang isinya antara lain berkenaan dengan pemberdayaan pemuda di desa. (admin).